Jadi, Sabtu 6 Juli kemarin aku ikut UM UNDIP. Seperti yang aku katakan dalam tulisan sebelum ini. Sekitar pukul 06.00 aku berangkat ke SMKN 29. Aku berangkat diantar abi ^^
Ruanganku di lantai 3. waktu aku mencari kelas, aku bertemu farhan dan dani. Waaaaa aku senang sekali.
cukup banyak teman-teman bimbel NF yang ujian di smkn 29.
kemudian aku mencari kelas dan turun ke bawah lagi untuk pamit sama abi.
Waktu balik ke atas, farhan & dani membuka lembaran soal"
dalam hati, AAaaaaaa kenapa mereka masih belajar? --"
oke, aku jg belum maksimal dan mengambil lembaran TH NF. Aku rasa membaca soal" lama sangat efektif saat" ujian tinggal menghitung menit.
Dua hari sebelum ujian aku deg"an kawaaaann... dan aku melarikan diri ke NF untuk belajar.
Baru belajar sebentar sudah diajak makan. okelah, perut ini jg sudah memelas dan aku pikir, kapan lg biasa makan bareng teman" bimbel.
Setelah makan balik lagi ke NF karena sudah janji dengan ka Mita
Malamnya demam....
jum'at pagi meler... -seharian-
FLU!!!
Dan aku semakin merasa deg"an, karena ga belajar fisika SAMA SEKALI!!!!
*back to the day*
Kemudian ojan, sena dan sofyan datang, jreng jreng
Ramailah kami tiba"
Sebenarnya ada Bibah dan Hamzah jg di sekolah itu. Tapi mereka di lantai 1
oiya, tiba" ada si dikaaa. aku baru tau dia juga di smkn 29. makin ramailah kita :D
Bel berbunyi...
entah kenapa rasa deg"an itu hilang
digantikan oleh rasa khawatir terhadap flu ini
melernya ga nahaaaannnn...
satu setengah jam pertama berhasil mengendalikan, satu setengah jam kedua srot srotan :/
Alhamdulillah... Aku benar-benar mengerjakan soal dengan suka cita hahay...
bisa semua??
ya ga juga, tapi aku merasa lebih baik dari pada saat SBMPTN yeuh
bahkan ada 1 halaman dr soal matem yang g aku coret sama sekali. but only that page!!
Aku merasa riang gembira ketika mengerjakan BIOLOGI!! yeah!!
meskipun tidak semua kujawab dan setelah dikoreksi ada yang salah.
Alhamdulillah.. Aku juga merasa lebih baik waktu mengerjakan kimia. padahal waktu mencoba mengerjakan soal tahun" senelumnya rasanya pasrah aja apaaaa?
setelah kimia, fisika. tapi langsung aku loncat ke Bahasa Inggris HHAA
aku udah takut duluan melihat sekilas soal fisika
ah, betapa penakutnya aku ~
akhirnya 30 menit sebelum ujian selesai aku memberanikan diri mengerjakan soal
huft... dan itu hanya 15 menit, setelah itu kembali kepada soal" lain
5 menit terakhir aku menemukan pola sebuah soal matematika
dan aku sangat senang
dan saking senangnya... aku kurang teliti dan menghitamkan jawaban yang salah..
just because of minus (-)!!!!
bukankah itu itu menyakitkan??
inilah yang dinamakan salah 1 minus 5 -_-
Aku pikir 3 jam adalah waktu yang lama dan bisa membuatku ngantuk
ternyata sama sekali tidak, soal"nya membuatku bersemangat
dan lagi, flu ini membuatku tak mungkin mengantuk di kelas hahahah
Aku berharap nilaiku mencapai standar FK UNDIP
aku cukup optimis
tp tentu saja di luar sana banyak orang yang juga optimis
Maka aku harus memperkuat optimisme dengan berdoa pada Allah :3
Besok, Senin, 8 Juli 2013 pukul 17.00 pengumuman SBMPTN resmi dapat dilihat
mohon doa ya kawan...
Aku yakin, apapun hasilnya besok,
Itulah yang terbaik untukku :)
ternyata tumpahnya lumayan banyak :D
see ya :)
Senin, 08 Juli 2013
Jumat, 05 Juli 2013
bismillah..
Besok Aku Ikut UM UNDIP!
harusnya sekarang sudah istirahat. okey, sebentar lagi
mohon doa ya teman-teman
dan aku percaya,
BISMILLAH...
harusnya sekarang sudah istirahat. okey, sebentar lagi
mohon doa ya teman-teman
dan aku percaya,
BISMILLAH...
Minggu, 30 Juni 2013
Rindu
Seorang teman bilang, rindu itu anugrah ~
Ya, aku sependapat
Bagiku, Rindu itu panggilan
Rindu itu tanda
Rindu alarm
Rindu itu pengingat
Karena ketika kita rindu, maka ada dzat yg sangat merindukan kita
dan kalau kita menyadari, kita akan menjemput rinduNya
untuk kemudian menjemput rindu kita
Menjemput rinduNya
Mendekat padaNya
Bicarakan tentang rindu kita
Karena hanya Allah yang bisa mendekatkan kita
pada waktu yang telah direncanakanNya :)
hey, ini bukan puisi kawan
ini hanya sedikit muhasabah dari sedikit diskusi dengan teman :)
Aku berusaha untuk senantiasa meningkatkan syukur setiap harinya
Karena nikmat yang Allah berikan telah begitu banyak
"Maka nikmatNya yang mana lagikah yang kan ku dustakan?"
Ya, aku sependapat
Bagiku, Rindu itu panggilan
Rindu itu tanda
Rindu alarm
Rindu itu pengingat
Karena ketika kita rindu, maka ada dzat yg sangat merindukan kita
dan kalau kita menyadari, kita akan menjemput rinduNya
untuk kemudian menjemput rindu kita
Menjemput rinduNya
Mendekat padaNya
Bicarakan tentang rindu kita
Karena hanya Allah yang bisa mendekatkan kita
pada waktu yang telah direncanakanNya :)
hey, ini bukan puisi kawan
ini hanya sedikit muhasabah dari sedikit diskusi dengan teman :)
Aku berusaha untuk senantiasa meningkatkan syukur setiap harinya
Karena nikmat yang Allah berikan telah begitu banyak
"Maka nikmatNya yang mana lagikah yang kan ku dustakan?"
Kamis, 27 Juni 2013
KEEP ON SPIRIT!!
Tadi pagi buka twitter dapet ini dari @wardahbeauty :)
Ini mampu membangkitkan semangat lagi!!
WAKE UP CHID!!!
YOU CAN DO IT BETTER!!!
Rabu, 26 Juni 2013
Perjalanan Adalah Pembelajaran II
Petualangan baru dimulai.
Awalnya sempat ragu untuk pulang pergi setiap hari.
Mempertimbangkan lamanya perjalanan dan onkos yng harus dikeluarkan.
Terkadang nebeng dengan abi yang juga berangkat kerja, tetapi juga sering naik angkot
Kau tahu, ini adalah salah satu perjalanan tak terlupakan dalam hidupku.
Apa hebatnya perjalanan ini?
Bekasi--Jakarta--Depok
Tampak seperti perjalanan yang panjang. memang, pada awalnya.
Tetapi kemudian ini menjadi rutinitas.
Kenapa aku ga pindah bimbel saja? di NF Hek misalnya.
ah, aku sudah menemukan asiknya belajar di Akses UI kawan..
Dari rumah aku naik angkot 40 sampai kampung rambutan. kemudian dilanjutkan dengan angkot 19 atau 112.
bagiku, setiap hari melakukan perjalanan ini adalah pengalaman luar biasa.
enam tahun berinteraksi dengan lingkungan pondok dan saat liburan jarang "main".
Dalam perjalanan panjang ini aku banyak belajar.
Aku yang biasanya cuek, kurang peduli, dan egois mulai lebih peka melihat secuil fenomena ibu kota.
ya, aku belajar mendengarkan, bersabar, dan mengevaluasi apa yang aku alami pada hari itu.
Terkadang, rasanya ingin mengutuk suatu kejadian dalam perjalanan ini yang tidak sependapat denganku.
banyak fenomena ibu kota yang akhirnya aku saksikan sendiri.
banyaknya pengamen, bocah-bocah yang mencari uang entah karena keinginan atau paksaan, makian-makian yang mebuatku lebih banyak beristighfar, dan banyak lagi hal menejutkanku.
Rasanya seperti baru melihat dunia yang sebenarnya.
yap, pikiran negatif. respon-respon sinis diriku melihat fenomena yang mampu membuatku melongo.
Aku telah salah bersikap.
seharusnya aku tidak sinis atau bahkan mengutuk hal-hal yang mengejutkan itu.
karena siapa hal-hal tidak mengenakkan itu ada?
pemerintah? oh kawan, berhenti melibatkan orang-orang yang entah ada atau tidak itu.
Aku melihat, Aku mendengar, menyimak lebih lanjut, dan berusaha mengkaji.
pertama, aku semakin bersyukur dengan segala nikmat yang Allah berikan kepadaku.
bahwa aku masih memiliki kedua orang tua, keluarga, teman-teman yang baik, hidup dalam lingkungan yang baik dan cukup dari segi materi.
kemudian, rasanya aku merasa bersalah bila melihat tangan-tangan kecil itu musti menadah.
Mereka juga saudara kita.
Mungkin lingkungan mereka telah membentuk persepsi keputusasaan dan ketidakberdayaan.
ya, pikiran mereka nenyatakan bahwa kami miskin, tidak mampu melawan, tidak bisa berbuat apa-apa dan bisa makan saja sudah cukup.
Banyak pola pikir yang harus dirubah oleh masyarakat negeri ini.
fenomena yang aku lihat hanya secuil.
Di lain sisi, banyak juga orang-orang yang sadar dan berusaha keluar dari jerat status sosial.
Mereka berpikir positif dan dan berharap pada masa depan yang cerah bagi generasi selanjutnya.
aku suka yang ini!
maka, masyarakat yang masih berada dalam keputusasaan tetap menjadi PR kita.
bukankah kita ini bersaudara :)
Dan ada hal sangat penting yang harus selalu diingat.
Segala hal yang terjadi tidak luput dari kendali Allah.
Maka, bila kita ingin perubahan yang lebih baik pada negri ini kita harus mendekatkan diri dan selalu memohon padaNya. Karena pada siapa lagi kita pantas mengadu? :)
Mari sama-sama kita berbuat untuk Indonesia yang lebih baik :)
Indonesia yang sehat
Indonesia yang cerdas
Indonesia yang sejahtera
Indonesia yang dekat dengan Alllah :)
Awalnya sempat ragu untuk pulang pergi setiap hari.
Mempertimbangkan lamanya perjalanan dan onkos yng harus dikeluarkan.
Terkadang nebeng dengan abi yang juga berangkat kerja, tetapi juga sering naik angkot
Kau tahu, ini adalah salah satu perjalanan tak terlupakan dalam hidupku.
Apa hebatnya perjalanan ini?
Bekasi--Jakarta--Depok
Tampak seperti perjalanan yang panjang. memang, pada awalnya.
Tetapi kemudian ini menjadi rutinitas.
Kenapa aku ga pindah bimbel saja? di NF Hek misalnya.
ah, aku sudah menemukan asiknya belajar di Akses UI kawan..
Dari rumah aku naik angkot 40 sampai kampung rambutan. kemudian dilanjutkan dengan angkot 19 atau 112.
bagiku, setiap hari melakukan perjalanan ini adalah pengalaman luar biasa.
enam tahun berinteraksi dengan lingkungan pondok dan saat liburan jarang "main".
Dalam perjalanan panjang ini aku banyak belajar.
Aku yang biasanya cuek, kurang peduli, dan egois mulai lebih peka melihat secuil fenomena ibu kota.
ya, aku belajar mendengarkan, bersabar, dan mengevaluasi apa yang aku alami pada hari itu.
Terkadang, rasanya ingin mengutuk suatu kejadian dalam perjalanan ini yang tidak sependapat denganku.
banyak fenomena ibu kota yang akhirnya aku saksikan sendiri.
banyaknya pengamen, bocah-bocah yang mencari uang entah karena keinginan atau paksaan, makian-makian yang mebuatku lebih banyak beristighfar, dan banyak lagi hal menejutkanku.
Rasanya seperti baru melihat dunia yang sebenarnya.
yap, pikiran negatif. respon-respon sinis diriku melihat fenomena yang mampu membuatku melongo.
Aku telah salah bersikap.
seharusnya aku tidak sinis atau bahkan mengutuk hal-hal yang mengejutkan itu.
karena siapa hal-hal tidak mengenakkan itu ada?
pemerintah? oh kawan, berhenti melibatkan orang-orang yang entah ada atau tidak itu.
Aku melihat, Aku mendengar, menyimak lebih lanjut, dan berusaha mengkaji.
pertama, aku semakin bersyukur dengan segala nikmat yang Allah berikan kepadaku.
bahwa aku masih memiliki kedua orang tua, keluarga, teman-teman yang baik, hidup dalam lingkungan yang baik dan cukup dari segi materi.
kemudian, rasanya aku merasa bersalah bila melihat tangan-tangan kecil itu musti menadah.
Mereka juga saudara kita.
Mungkin lingkungan mereka telah membentuk persepsi keputusasaan dan ketidakberdayaan.
ya, pikiran mereka nenyatakan bahwa kami miskin, tidak mampu melawan, tidak bisa berbuat apa-apa dan bisa makan saja sudah cukup.
Banyak pola pikir yang harus dirubah oleh masyarakat negeri ini.
fenomena yang aku lihat hanya secuil.
Di lain sisi, banyak juga orang-orang yang sadar dan berusaha keluar dari jerat status sosial.
Mereka berpikir positif dan dan berharap pada masa depan yang cerah bagi generasi selanjutnya.
aku suka yang ini!
maka, masyarakat yang masih berada dalam keputusasaan tetap menjadi PR kita.
bukankah kita ini bersaudara :)
Dan ada hal sangat penting yang harus selalu diingat.
Segala hal yang terjadi tidak luput dari kendali Allah.
Maka, bila kita ingin perubahan yang lebih baik pada negri ini kita harus mendekatkan diri dan selalu memohon padaNya. Karena pada siapa lagi kita pantas mengadu? :)
Mari sama-sama kita berbuat untuk Indonesia yang lebih baik :)
Indonesia yang sehat
Indonesia yang cerdas
Indonesia yang sejahtera
Indonesia yang dekat dengan Alllah :)
Selasa, 25 Juni 2013
Perjalanan Adalah Pembelajaran I
Setahun ini, teruntai kisah yang amat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Setahun ini, begitu banyak perubahan yang aku sadari terjadi pada diri ini.
Setahun ini, aku lebih banyak belajar tentang kehidupan.
tidak tepat setahun sebenarnya, tapi kita anggap sama saja dengan kenyataan bahwa setahun amat sebentar.
Kemudian aku memutuskan untuk mengikuti program ronin di bimbel NF.
Ini pertama kalinya aku ikut program bimbel dan ini program khusus :D
Saat itu aku merasa belum siap untuk kuliah. jadi aku juga tidak mengikuti UM yang diselenggarakan PTN.
Rasa-rasanya masih ada yang mengganjal saat suatu janji belum ditunaikan -dan aku kecewa pada diri yang belum jg menunaikannya hingga saat ini- pada saat itu.
Dengann niat ingin menunaikan janji, aku mengikuti program hafalan quran di Indonesia Quran Foundation bersama teman" di Iqro' dan HK.
Aku mengikuti bimbel di NF Akses UI. Saat itu bangunannya masih dalam tahap renovasi. Sekarang sudah lebih besar dan nyaman :p
Awal masa bimbel, sepertinya aku yang paling malas untuk berangkat ke NF dibanding teman" yang lain. Hmm.. saat itu aku terfokus untuk menunaikan janji itu.
Perlahan, aku mulai rajin datang dan mengenal banyak orang.
Janjiku? aku pun terbakar semangat menguasai keduanya, janji dan bimbel.
Aku menyadari, keduanya berjalan beriringan karena dilandasi niat yang membara.
Beberapa minggu di Depok, umi menawarkan aku untuk mengikuti program kuliah weekend di STIU Yapidh. Aku menerima. aku pikir, aku sangat membutuhkan ilmu" Islam. Tentu saja.
Kuliah di saat orang-orang libur mejadi aktifitas baru.
Syukurnya aku tidak sendiri. Seorang teman yang jg mahasiswa LIPIA juga mengisi waktu kosongnya dengan kuliah weekend ini.
Baiklah, satu semester berlalu. Aku merancang target-target dan menyesuaikannya dengan jadwal.
Memasuki 2013 jadwalku lebih padat. mulai jarang ke bimbel lagi dan janji itu sedikit mogok.
Tiga dari teman seperjuanganku meninggalkan IQF dan bimbel karena beberapa alasan.
lumayan mempengaruhi semangat.
Setelah perjalan sepanjang Pulau Sumatera seorang teman meninggalkan juga.
oke, saat itu aku dalam kondisi entah harus berbuat apa.
akhirnya, aku yang meninggalkan IQF karena beberapa alasan. salah satunya janjiku itu.
Saat itu sangat merasa bersalah dengan seorang teman yang akhirnya sendiri disana, meskipun ada pemilik rumah dan kakak-kakak seperjuangan.
Dia teman yang hebat, sosok yang kuat dan mandiri. Aku belajar banyak darinya. Akubersyukur mengenalnya.
Setelah itu, banyak kejadian tak terlupakan yang aku alami.
sepanjang perjalanan. Bekasi--Jakarta--Depok.
Setahun ini, begitu banyak perubahan yang aku sadari terjadi pada diri ini.
Setahun ini, aku lebih banyak belajar tentang kehidupan.
tidak tepat setahun sebenarnya, tapi kita anggap sama saja dengan kenyataan bahwa setahun amat sebentar.
Kemudian aku memutuskan untuk mengikuti program ronin di bimbel NF.
Ini pertama kalinya aku ikut program bimbel dan ini program khusus :D
Saat itu aku merasa belum siap untuk kuliah. jadi aku juga tidak mengikuti UM yang diselenggarakan PTN.
Rasa-rasanya masih ada yang mengganjal saat suatu janji belum ditunaikan -dan aku kecewa pada diri yang belum jg menunaikannya hingga saat ini- pada saat itu.
Dengann niat ingin menunaikan janji, aku mengikuti program hafalan quran di Indonesia Quran Foundation bersama teman" di Iqro' dan HK.
Aku mengikuti bimbel di NF Akses UI. Saat itu bangunannya masih dalam tahap renovasi. Sekarang sudah lebih besar dan nyaman :p
Awal masa bimbel, sepertinya aku yang paling malas untuk berangkat ke NF dibanding teman" yang lain. Hmm.. saat itu aku terfokus untuk menunaikan janji itu.
Perlahan, aku mulai rajin datang dan mengenal banyak orang.
Janjiku? aku pun terbakar semangat menguasai keduanya, janji dan bimbel.
Aku menyadari, keduanya berjalan beriringan karena dilandasi niat yang membara.
Beberapa minggu di Depok, umi menawarkan aku untuk mengikuti program kuliah weekend di STIU Yapidh. Aku menerima. aku pikir, aku sangat membutuhkan ilmu" Islam. Tentu saja.
Kuliah di saat orang-orang libur mejadi aktifitas baru.
Syukurnya aku tidak sendiri. Seorang teman yang jg mahasiswa LIPIA juga mengisi waktu kosongnya dengan kuliah weekend ini.
Baiklah, satu semester berlalu. Aku merancang target-target dan menyesuaikannya dengan jadwal.
Memasuki 2013 jadwalku lebih padat. mulai jarang ke bimbel lagi dan janji itu sedikit mogok.
Tiga dari teman seperjuanganku meninggalkan IQF dan bimbel karena beberapa alasan.
lumayan mempengaruhi semangat.
Setelah perjalan sepanjang Pulau Sumatera seorang teman meninggalkan juga.
oke, saat itu aku dalam kondisi entah harus berbuat apa.
akhirnya, aku yang meninggalkan IQF karena beberapa alasan. salah satunya janjiku itu.
Saat itu sangat merasa bersalah dengan seorang teman yang akhirnya sendiri disana, meskipun ada pemilik rumah dan kakak-kakak seperjuangan.
Dia teman yang hebat, sosok yang kuat dan mandiri. Aku belajar banyak darinya. Akubersyukur mengenalnya.
Setelah itu, banyak kejadian tak terlupakan yang aku alami.
sepanjang perjalanan. Bekasi--Jakarta--Depok.
Senin, 24 Juni 2013
Do'a
Semua tanda tangan di banner ini diiringi dengan do'a. harapan kepada Allah.
Kami semua setidaknya telah memaksimalkan waktu selama dua bulan super intensif.
Dengan segala niat baik, kami berharap harapan" ini menjadi kenyataan.
Apapun hasilnya nanti, itulah yang terbaik untuk kita :)
Kami semua setidaknya telah memaksimalkan waktu selama dua bulan super intensif.
Dengan segala niat baik, kami berharap harapan" ini menjadi kenyataan.
Apapun hasilnya nanti, itulah yang terbaik untuk kita :)
Langganan:
Postingan (Atom)


